Bukti Orang Papua Sedang Puna - WENAS KOBOGAU

WENAS KOBOGAU

Percikan Bunga Api Untuk West Papua

Header Ads

test banner

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 14 Maret 2016

Bukti Orang Papua Sedang Puna

BUKTI ORANG PAPUA SEDANG PUNA.
Coba kita amati Laporan nyata diatas,apakah kita Papua semakin bertambah banyak atau justru sebaliknya kita sedang menuju titik kepunaan.hidup orang papua sudah mendekati tahun dimana sudah diprediksi Orang Papua akan habis yaitu pada tahun 2020.kita berpikir kita orang Papua sedang berkembang populasinya namun secara tidak terlihat kita sedang puna,dan hal ini dapat dilihat dari hitungan matematis melalui laporan Jim Elmslia-Universitas Stydney(2011) diatas.

Hilangnya MAnusia Papua Di Tanah Sendiri
Menurut laporan Jim Elmins ( thn 2011 ) menyebutkan bahwa pada tahun 1971 , jumlah penduduk Orang Asli Papua : 887.000 orang, Pendatang 36. 000 orang dengan total penduduk : 923.000. Pada tahun 1990 , penduduk Orang Asli Papua : 1. 215, 897 dan Pendatang : 414. 210 orang dengan total penduduk 1. 630. 107 . Tahun 2005, penduduk OAP : 1. 558. 795 dan pendatang : 1. 087. 694 dengan total : 2. 646. 489 orang. Tahun 2011 , penduduk OAP : 1. 700. 000 orang dan Pendatang : 1. 980. 000 orang dengan total penduduk : 3. 680. 000 orang. Jika tren ini bertahan 50 tahun ke depan , maka tahun 2020 Penduduk Orang Asli Papua : 1. 956. 400 orang dan Pendatang : 4. 743. 600 dengan total penduduk papua : 6. 700. 000 orang. Presentase penduduk OAP : 29,2 persen dan 70, 8 persen penduduk pendatang. Jika melihat perkembangan penduduk yang sangat tajam ini , perluh dilakukan langkah-langkah kongkrit dalam rangkah memberikan jaminan dan perlindungan hidup hak-hak dasar rakyat suku-suku asli papua dan hak-hak ulayat diseluruh tanah papua. Pemerintah Papua tidak berjalan sendiri tetapi bersama tokoh-tokoh papua berjuang untuk memproteksi kehidupan rakyat asli papua sehingga diharapkan tidak terjadi kepunahan Orang Asli Papua diatas tanahnya sendiri. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Laman