Peletakan Krans Bunga Dan Pengecatan Tembok Makam Ini Ibarat Penyambungan Kabel Positif Dan Negatif - WENAS KOBOGAU

WENAS KOBOGAU

Percikan Bunga Api Untuk West Papua

test banner

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 30 Maret 2016

Peletakan Krans Bunga Dan Pengecatan Tembok Makam Ini Ibarat Penyambungan Kabel Positif Dan Negatif

Kami akan mengecat kembali warna bintang fajar diatas pusara Ondofolo, Pemimpin Besar kami, Theys H. Eluay yang dihapus kemarin oleh Luhut Panjaitan. Penaruhan krans bunga oleh Luhut Panjaitan ini suatu penghinaan terhadap nilai perjuangan bangsa Papua. Ini perbuatan biadab. Ini sandiwara kolonial diatas tulang-belulang yang terus bertebaran diatas tanah Papua. Ingat, kami akan buang bunga-bunga sadiwara itu dan mengecat warna bendera kembali. Victor Yeimo (Foto' Yason Ngelia
PELETAKKAN BUNGA KRANS DAN PENGECATAN TEMBOK MAKAM INI IBARAT PENYAMBUNGAN KABEL POSITIF DAN NEGATIF

Menurutku, Kunjungan pak Luhut Binsar Panjaitan selaku Menteri Komunikasi Politik Hukum dan HAM Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk meletakkan Bun
ga Krans dan mengecat warna lain dari yang ada di Tembok Makam Pahlawan Bangsa Papua Dortheys Hiyo Eluay di Sentani ini sangat identik dengan orang Elektro Listrik menyambungkan dua dua kabel yang satu Positif dan yang satu Negatif.

Hasil sambungan kedua kabel Negatif dan Positif ini tetap tidak terima dan dia akan meledak. Kunjungan pak Menkopolhukan juga demikian yaitu Kabel Positifnya KRONOLOGIS PEMBUNUHAN THEYS dan kabel Negatifnya KUNJUNGAN MENKOPOLHUKHAM ke Makam yang tak akan dapat tersambung karena Kronologis Pembunuhan Pemimpin Bangsa Papua Dortheys Hiyo Eluay ini sudah dunia tahu dan anak kecil saja sudah tahu apalagi secara detail sudah ada dalam bukunya pak Benny Giyai.

Peletakkan bunga Krans dan Pengecatan warna ini mengelabui fakta oleh pelakunya sendiri dan mereka merasa bahwa dengan peletakan bunga krans dan Pengecatan warna ini mereka mampu meng_Indonesia_kan OAP tetapi saya mau beritahu kepada Pak Luhut bahwa engkau berhasil meng-Indonesia-kan kulit tetapi engkau tidak akan pernah meng-Indonesia-kan Ideologi kami,

Kami tetap Merdeka, entah lama atau cepat bukan ukuran. Rakyat Papua mempunyai Pemimpin dan Organisasi yang tinggal yaitu ULMWP dengan Tuan Octovianus Mote, Benny Wenda dan 3 orang lainnya. Jika Indonesia mau ketemu OPM di Papua Ketemulah dengan Mereka.

Saya Pemuda Orang Asli Papua di Wilayah Meepago sangat marah dan kutuk kepada Pak Luhut atas tindakan tidak terpuji yang dia lakukan karena itu adalah penghinaan terhadap
1. Pahlawan Bangsa Papua
2. Penghinaan terhadap OAP.

Sekian dan Terima Kasih.



Penulis Adalah Goo Benny

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here