Sesuatu Yang Berbeda Dalam Sebuah Negara - WENAS KOBOGAU

WENAS KOBOGAU

Percikan Bunga Api Untuk West Papua

test banner

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 08 Maret 2016

Sesuatu Yang Berbeda Dalam Sebuah Negara

Desederius Goo (Foto: FB Prib/Ist/KM)

Oleh: Desederius Goo

Kita Beda”.
 
Sebenarnya bangsa Papua dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sangat memiliki sejarah yang berbeda. Papua memiliki sejarah tersendiri, begitu pun NKRI.

Dalam perjuang untuk mendirikan sebuah negara, juga sama persis,memunyai gaya dan irama yang berbeda-beda. Rakyat Papua tidak pernah berjuang untuk Indonesia untuk memerdekakan NKRI.

Dengan gaya dan irama yang masing-masing itu, rakyat Papua berjuang untuk Papua harus lepas dari NKRI. Juga bangs NKRI dalam memperjuangkan agar Indonesia harus meredeka. Mereka memerdekaakan bansanya dengan kekuatan mereka.

Perjuangan rakyat Papua di saat tahun 1960-an, rakyat Papua berhasil mendeklasikan Papua sebagai suatu negara yang sah pada tanggal 01Desember 1961. Kemerdekaan Papua saat itu disaksikan oleh negeri Belandasalah satunya Ratu Juliana.

Berdera bintang kejora telah berkibar di seluru West Papua “Sorong-Merauke”. Rakyat Papua merasakan dan  bahwa bangsa Papua telah merdeka. Rakyat Papua menikmati kemerdekaan itu hingga  mengakui bawah tanggal 01 Desember 1961 adalah kemerdekaan bagi bangsa Papua sampai sekarang juga.

Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 dan juga West Papua Merdeka pada Tanggal 01 Desember 1961. Ini terbukti bawah bangsaIndonesia dan Papua adalah beda ideologi. Jangankan hanya kemerdekaan, dari kulit, rambut, gaya, cara, budaya antara Indonesia dan Papua sangat beda.

Sama saja, jika kembali mengenag kembali dalam perjuangan masa lalu,moyang bangsa Papua dan moyang bangsa Indonesia sama sekali tidak duduk bersama, makan bersama, tidur bersama, apalagi moyang bangsa papua dan bangsa indonesia tidak pernah berjuang sama-sama untuk indonesia merdeka atau papua merdeka. 

Moyang bangsa Papua berjuang sendiri untuk papua harus lepas dari NKRI.Juga moyang Indonesia berjuang sendiri untuk indonesia merdeka. 

Hal itu terbukti bahwa “sesuatu yang berbeda”.  Kita mesti berpisa sebab tidak akar pernah hidup aman dan tentram. Konflik kepanjangan yang masih belum juga berakhir disebabkan oleh sesuatu yang berbeda antara Indonesia dan Papua. Berikan Hak menentukan untuk nasip sendiri bagi bangsa Papua sebagai solusi demokratis.

Dalam berbagai perjanjian-perjanjian yang di buat oleh Amerika, Belanda dan Indonesia tidak pernah melibatkan orang asli Papua yang mempunyai Tanah Leluhur “Pemilik Negeri Papua” yang seharusnya orang papualah harus menjadi orang penting atas hak-hak diatas tanah leluhur mereka. Hak-hak orang papua selalu diabaikan dalan perjanjian-perjanjian yang dibuat oleh ketiga negara itu. 

Perjanjian New York Agreemed dan yang di kolaborasikan dalam Roma Agreemed telah melanggar semua hak-hak Orang Asli Papua, merusak hak hidup orang Papua yang mendiami surga kecil dibumi. Perjanjian yang tampa melibatkan OAP yang juga pemilik negeri Papua, itu sangat merusak tatanan hidup orang papua, poin-poin dalam perjanjian pun tidak direabilasi saat PEPERA berlansung, Poin “Self Determination” bagi orang juga diabaikan oleh Amerika, Belanda dan Indonesia.

 (AMP_KNPB) West Papua Mi Kantri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here