Kapiraya Dan Bowobado: Dua Distrik Yang Di Lupakan Oleh Pemerintahan Kab Deiyai - WENAS KOBOGAU

WENAS KOBOGAU

Percikan Bunga Api Untuk West Papua

test banner

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 20 April 2016

Kapiraya Dan Bowobado: Dua Distrik Yang Di Lupakan Oleh Pemerintahan Kab Deiyai

Loga Kabupaten Deiyai (foto/Google)
Di kabupaten Deiyai saat ini memiliki 5 distrik yaitu Distrik Tigi, Tigi barat, tigi timur, kapiraya dan Bouwobado. Perkembangan pembangunan selama 6 tahun setelah pemekaran kabupaten deiyai pembangunan cukup pesat terutama di sektor infrastruktur. Hal ini terlihat dari Jalan, jembatan, perkantoran.

Pembangunan tersebut terlihat di sekitar tiga distrik yakni, Distrik tigi, tigi timur, tigi barat sementara dua distrik yaitu Kapiraya & Bouwobado hingga saat ini belum sentu kebijakan pembangunan dan pemberdayaan satu pun.

Hal ini dibenarkan oleh Penduduk yang tinggal di distrik kapiraya dan bouwobado. Kami hingga saat belum dapat perhatian atau sentuhan kebijakan oleh pemerintah deiyai dari tahun awal pemekaran hingga tahun 2016 ini. Ujar.

Marion Dogopia selaku Kepala Distrik Bouwobado pada kamis, 21 disela_sela mengikuti Materi oleh anggota DPR_RI, Jamaludin Jafar & Arik Aryono dari Kementerian keuangan Republik Indonesia tentang "sosialisasi kebijakan transfer ke daerah dan Dana Desa tahun 2016" Beliau menyampaikan bahwa Dari tahun 2010 hingga saat ini melalui forum musrembang kami selalu usul persoalan rakyat di beberapa desa namun BAPPEDA Deiyai dan Tim anggaran tidak merestui. Contohnya tahun 2014 Bappeda berjanji Pembangunan akan difokuskan di dua distrik tapi setelahnya Bappeda deiyai dan Tim Anggaran tidak konsisten dan kenyataannya sampai saat ini belum ada realisasi satu pun.

Lanjut juga oleh kepala distrik Kapiraya Marthinus Pekey, S. Sos, Agar pemerintah deiyai segera tangani persoalan di Dua distrik itu. Kami mengalami persoalan di semua sektor mulai dari pendidikan, kesehatan, Infrastruktur, Ekonomi. Dengan demikian pemerataan dan keadilan pembangunan diprioritaskan kepada lima distrik yang ada di deiyai.

Mando Mote, S.IP selalu Tokoh Pemuda Deiyai menyampaikan kepada Bupati dan Para DPRD kabupaten Deiyai untuk segera mengambil kebijakan untuk menjawab persoalan rakyat yang hingga kini dibiarkan itu dan hal ini keliru jika keadilan dan pemerataan pembangunan tidak seimbang di lima distrik.
Pasalnya, Jika di tiga distrik ( tigi, tigi barat, tigi timur) ada sekolah dan Puskesmas plus tenaga medis, pengajar maka di dua distrik kapiraya dan bouwobado itu juga wajib ada sekolah dan puskesmas di tambah tenaga pengajar dan medis.

Kami melihat masyarakat di dua distrik ini benar_benar disampingkan dan Sangat prihatin sekali sebab Di sana tidak ada sekolah, puskesmas apalagi tenaga pengajar dan medis.


Mando Mote

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here