Hot!

BIN Sedang Menciptakan Konflik Horisontal Antara Rakyat Papua Barat




BIN SEDANG MENGONDISIKAN WILAYAH PAPUA UNTUK MENCIPTAKAN KONFLIK HORISOTAL DAN MENGKRIMINALISASI GERAKAN PERLAWANAN DAMI KNPB

Oleh Ones N. Suhuniap

KNPB bukan teroris, bukan GPK, bukan OTK Bukan Kerakan Sipil Bersenjata KSB dan KNPB bukan kerombolan, seprtistikma yang selama ini dipakai Aparat kepolisian dan TNI di Papua . KNPB adalah media Rakat menutut hak politik bangsa Papua sesuai dengan konvenan Internasional yang pernah dirativikasi oleh indonesia sebagai negara anggota PBB. Stop dan hentikan kiriminalisasi gerakan damai KNPB, KNPB tidak meiliki senjata, KNPB bukan teroris KNPB organisasi sipil yang menuntut hak politik.

Upaya kriminalisasi sudah sering dilakukan oleh aparat kepolisian hanya untuk membungkam hak politik rakyat papua yang selama ini disuarakan oleh KNPB. KNPB juga menawarkan solusi damai kepad pemerintah Indonesia untuk referendum supaya dikemudian hari tidak ada persoalan di Papua. Kenapa pemerintah melalui aparat kepolisian selalu mengambinghitamkan KNPB sebagai organisasi radikal dan oraganisasi terlarang ? Mana KNPB melakukan kepada rakyat Papua ?

Buktinya aksi demo tanggal 13 april dan 2 mei terbukti yang melakukan kekerasan dan upaya kriminalisasi KNPB namun rakyat Papua sudah sadar. berita tersebut tidak terlepas degan kerja intelejen dan BIN hari ini sedang kewalahan menghadapi gerakan damai rakyat Papua menuntut Hak penentuan Nasib sendiri melalui KNPB. mak mereka memamakai sekelitir orang Papua yang merupakan barisan merah putih BMP, menolak KNPB di sentani dan di wamena bahkan passang sepandu dimana mana menolak KNPB. ini bukan murni dari rakyat Papua namun kontrak intelejen dan berupaya menciptakan konflik horisontal.

Bin dan Intelejen sedang mengondisikan wilayah Papua untuk menciptakan konflik horisontal, politik adu domba, agar mmenghancurkan gerakan perlawanan KNPB dan mengalikan isu politik ke isu sara.

Indonesia sedang kesulitan menghadapi diplomasi ULMWP tentang hak penentuan Nasib sendiri bagai rakyat Papua, akhirnya jalan satu-satuannya negara melalui aparat kepolisian dalam hal ini BIN sedang fokus perhatian untuk menghancurkan KNPB dengan berbagai cara. sejak tanggal 2 mei 2016 sampai dengan hari ini intelejen memprofokasi Tokoh adat dan Kepala-kepala suku siluman menolak keberadan KNPb di Papua, bertujuan menghancurkan api perjuagan melalui KNPB dan menciptakan konflik horisotal.

Selain itu ada telegram kapolri kepada Polda Papua untuk membubarkan KNPB dengan alasan KNPB organisasi radikal, Kapan dan dimana KNPB menciptakan konplik dan membunuh orang di Papua seperti forum Pembela Islam (FPI) di Jakarta?

Selain Itu Wacana Pembubaran Ormas Anti Pancasila Seperti Knpb, Adalah Upaya Indonesia Menghidar Dan Menutupi Kekerasan Negara Di Papua
Pemerintah Indonesia dalam hal ini Mentri dalam Negeri Cahijo Kumolo keliru. Cahijo Kumlo menyatakan bahwa akan mebubarkan ormas ada kemunduran demokrasi di indonesia dan melanggar undang - udang. ormas dibubarkan berarti kita kembali ke resim orde lama dan orde baru. Indonesia negara demokrasi dan negara hukum, harusnya lihat persoalanya apa? Wacana pembubaran ormas termasuk KNPB Melanggar Udang -udang pasal 28 tetang hak berserikat berkumpul di jamin oleh undang negara ini. Jika ormas dibubakan berarti segera amandemen Undang undang dasar dulu. Wacana pembubaran oramas bukan hanya melanggar undang indonesia tetapi, melanggar konvenan interasiona hak sipil dan hak politik. Wacana pembubaran KNPBI Melalui salah satu media cetak milik intelejen yaitu, HARIAN PAPUA Edisi hari kamis mengatakan bahwa pemerintah Indonesia akan membubarkan organisasi yang bertentangan dengan pancasila akan dibubarkan. Menurut saya pemeritah indonesia terlalu kekanak kanakan tidak dewasa dan tidak mau akui kesalahan terkesan menghidar dari persoalan. Juga ini salah satu oponi dan mengalikan pehatinan rakyat atas kebrokan dan keketsan serta pelaggaran HAM yang dilakukan Aparatnya di papua selama 54 tahun. Pemeritah indonesia tidak memiliki dasar hukum yang kuat, untuk bubarkan KNPB karena KNPB ada di papua sebelum Indonesia ada disini.

KNPB tidak akan pernah bubar karena KNPB milik rakyat Papua dan ada di papua bukan ada di pulau JAwa. Seharusnya negara harus lihat dulu kenapa ada organisasi seperti KNPB ada di Indonesia ? KNPB ada karena ada persolan mendasar yang belum diselesaikan oleh negara ini yaitu : status politik papua dalam NKRI ada masalah KNPB lahir untuk menawarkan Solusi damai referendum. Sebab sejak tahun 1962 melalui perjanjian New York 15 agustus hak politik orang papua dilanggar. Kemudian aneksasi 1 mei 1963 dan pepera 1969 yang cacat hukim dan moral. Jadi KNPB ada untuk mejelesaikan atau meluruskan sejarah yang salah. Jadi pebubaran KNPB bukan solusi selesaikan persoalan politik di papua tetapi Pemerintah harus selesaikan status politik papua terlebih dahulu.

Jika sejarah masa lalu diluruskan memerikan ruang demokrasi bagi rakyat papua untuk menentukan nasib secara bebas tentu KNPB juga akan dibubakan oleh rakyat papua sendiri. Kalau akar pesoalanya belum selesai bubarkan KNPB masalah, bukan selesaikan persoalan tetapi menaba persoalan baru. Karena selama akar persoalan belum selesai ada ormas baru menuntut papua merdeka akan ada terus.

KNPB hanya menawarkan solusi damo yaitu referendum, supaya kedua belaj pihak akan menerima hasil akhirnya apakah orang papua tetap dengan Indonesia atau merdeka sendiri. Jika referendum secara demokratis dilakukan maka KNPB akan sendirinya bubar, apakah hasil referendumnya orang papua memilih tetap dengan indonesia pasti KNPB juga akan bubar. Terakhir kami mau sampaikan kepada Media Cetak HARIAN PAPUA MILIK intelejen yang redasi dan wartawannya tidak jelas jangan percaya kerena media ini hadir untuk memperburuk situasi di papua dengan opini dan propaganda murahan yang tidak bertanggung jawab. BY. Ones Suhuniap.

Oleh karena itu kami sampaikan kepada Pengurus KNPB Pusat, Pengurus KNPB Wilayah Setanah Papua sorong Sampai Merauke, Pengrus KNPB Konsulat di indonesia, dan seluruh Ativis KNPB serta kepada rakyat papua setanah air Papua Barat bahwa:

1. Jangan terpancing dengan sekelitir orang yang mengaku diri kepala suku yang menolak KNPB karena mereka bukan kepala suku adat namun kepala suku siluman.

2.Jangan terprovokasi dengan pemabakaran bendera KNPB dan bendera beka, karena itu merupakan sekelompok orang yang cari makan dan bukan dari rakyat papua tetapi itu setigan pihak tertentu yang tidak suka dengan perjuangan dami KNPB. 

3. Sekenario ini dibuat oleh pihat tertentu agar menciptakan konflik horisontal sesama orang Papua, agar menghancurkan pejuagan dan megalikan konflik Sara.

4. Kepada semua rekan aktivis Papua merdeka bahwa kita punya tanggung jawab moral sampaikan kepada sesama orang agar mereka tidak masuk dalam skenario ini; 

5. Seluruh aktivis KNPB bahwa, segera lakukan sosialisasi referendum sampai ke akar rumput, jangan terpancing, dengan stekmen yang dikelurkan oleh segelintir orang yang menolak KNPB.

6. Kita tidak ingin terulang lagi timo leste ke dua terjadi di papua.

Oleh karena itu kepada orang tua kami yang mengku diri kepala suku atau ondoapi dan ondolo agar stekemen penolakan terhadap KNPB jangan mengatas namakan masyarakat atau suku tertentu tetapi, atas nama BMP dan juga secara individual. Kerena rakyat papua ingin meredeka, kalian jangan mengtas namakan rakyat.

Kalau kalian minta uang silakan tetapi dengan cara yang bermartabat. Kaliann sudah tua silakan cari makan tetapi ingatlah nasib anak cucumu, kalian masuk dalam skenario BIN.

Penulis adalah Sekretaris Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Pusat 

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.