Polisi Keliru Dalam Penangan - WENAS KOBOGAU

WENAS KOBOGAU

Percikan Bunga Api Untuk West Papua

test banner

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 02 Mei 2016

Polisi Keliru Dalam Penangan


Puluhan mahasiswa asal Papua yang melakukan aksi demonstrasi dibawa ke Polrestabes Semarang, Senin (2/5/2016).
OLeh Steven Pigai 

Beribuh aktivis ditahan atau di tangkap secara babi buta oleh Militer RI hingga di cab atau distikmanisasi sebagai seperatis, apa kegunaan kepolisian dalam pelaksaanaan kenyamanaan negara seperti begitu? Dalam UU Kepolisiaan RI sudah jelas dimuat dalam UU Bab I Pasal 2, Pasal 3 ayat 2 (1) huruf a b dan c, pasal 4 , pasal 5 ayat 1. Apa kepolisian negara RI buta dan kurang paham dengan hukum kepolisiaan yang sudah ada atau sudah di muat sebagai pedoman utama kepolisiaan, sewenang-wenangnya kepolisiaan melakukan tindakan dikriminasi terhadap rakyat atau bangsa papua yang menyampaikan aspirasi atau hak rakyatnya di muka umum, hak berekferesi pun sudah ada pula di hukum negara yang di pasalkan dalam isi pembukaan pada alinea pertama, namun mengapa kepolisiaan dengan sembarannya menankap dan menghadang takyat yang ingin menyampai haknya di muka umum, ini adalah sebuah pertanyaan yang harus negara ini dan pihak kepololisiaan negara harap pahami dan bertanggung jawab atas semua bentuk tindakan-tindakan kekerasan yang sudah dilakukan terhadap aktivis maupun rakyat papua.

Wewenang atau tanggung jawab sudah terikat oleh berlapis ganda UU sebagai Dasar negara RI tetapi kenyataan dalam menegakan UU sendiri sangat tidak sesuai, malah Negara atau kepolisiaan sendirilah yang menjadi agen utama dalam mengacaukan situasi di seantero tanah papua bahkan dimana pun orang asli papua berada.

Kekeliruaan kepolisiaan membuat hingga menjadi suatu tindakan kekerasaan yang dilakukan oleh kepolisiaan itu sendiri, seperti penangkapan, pembunuhan, pemerkosaan, perampasan, pemganiyaan dan lain sebagainya, itulah tindakan yang selalu dilakukan oleh kepolisiaan RI.

Kenyamanan suatu daerah terhadap tatanan kehidupan rakyat sebagai tanggung jawab kepolisiaan RI, tetapi mengapa TNI, Kopassus, dan yang lain juga mengambil tindakan atau mengambil alih terhadap tugasnya kepolisiaan, apa itu pun kewajiban militer yang selain polisi juga? Sangat aneh negara indonesia dan sangat kacau negara indonesia dalam mengatur negaranya sendiri, namun negara indonesia sudah semakin kehilangan akal sehat atau jiwa sebagai negara yang adil, negara indonesia sudah terkikis habis oleh keinginan sehingga semakin kenjang dalam melakukan kekerasan oleh pihak-pihak terkait terhadap bangsa papua. Negara indonesia stop terhadap semua tindakan yang diperlakukan terhadap bangsa papua, kami bangsa papua ini bukan binatang yang negara ini memperlakukan seenaknya militeris terhadap rakyat papua. 

Negara harus benar-benar mempelajar hukum negara sendiri lebih banyak agar negara bisa memahami apa itu Hak hidup orang, hak milik oran dan lain-lain.

Penulis Adalah Ketua AMP KK Surabay 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here