Hot!

Suku Yerisiam: Gubernur Papua Lukas Enembe Menetukan Sikap Keberadaan PT Nabire

(Lahan sagu milik Suku Yerisiam yang digusur PT Nabire Baru tanpa ijin)

Suku Yerisiam Nabire Minta Gubernur Papua Lukas Enembe Tentukan Sikap Atas Digusurnya Lahan Sagu Milik Suku Yerisiam

Masyarakat Suku Yerisiam Gua kabupaten Nabire, meminta kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe agar segera menentukan sikap terhadap keberadaan PT Nabire yang telah menggusur dusun sagu keramat suku Yerisiam di Kampung Sima Distrik Yaur Nabire. yang disampaikan oleh Sekretaris Suku Besar Yerisiam Gua, Roberthino Hanebora.

Ditambahkan Roberthino, selama ini lahan tersebut merupakan sumber bagi orang Papua untuk dijadikan sumber bahan makanan pokok sagu. Namun ironisnya, lahan sagu tersebut justru dihancurkan dan diubah fungsinya menjadi lahan plasma sawit yang bertolak belakang dengan budaya orang Papua. 

Selain itu, pembabatan lahan sagu tersebut dilakukan sepihak oleh PT Nabire Baru, tanpa persetujuan warga masyarakat Suku Yerisiam Gua.

Sementara itu, Kepala Suku Besar Yerisiam Gua, Daniel Yarawobi mengecam keras tindakan yang dilakukan PT Nabire Baru, dan berharap pemerintah provinsi Papua dalam hal ini Gubernur Lukas Enembe, dan pemerintah daerah segera mengambil sikap terhadap tindakan yang dilakukan PT Nabire Baru.

“Kami manusia Yerisiam di pesisir Nabire bukan hidup dari Plasma Sawit, kami hidup dari Sagu dan hutan kami, kembalikan alam dusun sagu kami dan hutan kami. Kami hidup dengan sederhana juga kami tidak mati, bukan sawit hadir baru kasih kami hidup.”

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.