Jangan Terlena Mengejar Bola NKRI, Kita Juga Punya Bola Sendiri - WENAS KOBOGAU

WENAS KOBOGAU

Percikan Bunga Api Untuk West Papua

Header Ads

test banner

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 23 Juni 2016

Jangan Terlena Mengejar Bola NKRI, Kita Juga Punya Bola Sendiri

Ilustrasi Rakyat Papua Menuntut Hak Menetukan Nasib Sendiri Sebagai Solusi Demkratis Bagi Rakyat Papua Barat (Foto/WK)
Mendengar, membaca banyak pernyataan organisasi perjuangan dan tokoh Papua Merdka terkait perjuangan Papua Merdeka, maka kami dari Papua Post merasa berkewajiban untuk mengingatkan tiga hal,
Pertama, agar semua orang Papua, dengan kekuatan doa, dana, tenaga, dan waktu yang ada mari kita gunakan sepenuh-penuhnya untuk menggiring bola yang telah kita gulirkan di Port Vila, sampai ke Port Moresby dan Honiara dan Suva, kita kejar bola itu.
Jangan kejar bola Port Numbay, Jakarta, Fiji, PNG. Ini perlu dipertegas karena Papua Merdeka News mendapatkan perintah langsung dari Panglima Tertinggi Komando Revolusi West Papua, Gen. TRWP Mathias Wenda untuk segera mengehentikan pengejaran bola-bola Indonesia.
Kedua, orang Papua, organisasi Papua Merdeka dan semua orang Papua bersyukur dan berdoa kepada Tuhan Pencipta langit dan Bumi, dan Yesus Kristus Panglima Maha Tinggi Komando Revolusi Semesta Alam Sepanjang Masa karena bangsa Papua telah mengalami mujizat kemenangan demi mujizat kemenangan dalam tahun 2015 dan 2016 ini.
Ketiga, sambil mengucap syukur dan berdoa, mari kita menggalang dukungan dana untuk perjuangan bangsa Papua. Menurut petunjuk Gen. Wenda akan segera diberlakukan Perintah Khusus untuk Pajak Bumi dan Bangunan serta Pajak Jiwa/ Penduduk West Papua dalam rangka mendukung perjuangan Papua Merdeka.
Dukungan dana juga akan segera diorganisir lewat ULMWP, IPWP, dan ILWP. Oleh karena itu supaya bangsa Papua siap sedia. Kalau orang Papua sudah mampu dan sudah terbukti mempertaruhkan nyawanya demi tanah leluhurnya terlepas dari penjajahan, kami yakin mereka akan sanggup mempertaruhkan harta mereka sebesar apapun itu, untuk mencapai cita-cita luhur kita semua.
Pajak dimaksud akan dikenakan kepada semua individu/ penduduk Papua, tanpa membedakan ras, agama dan asal-usul, semua badan usaha dan perusahaan, dan semua organisasi.
Demikian catatan ini disampaiakan untuk diketahui dan ditindak-lanjuti.
PMNews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Laman