Ini Kronologi Modus Tabrak Lari Dengan Mobil di Paniai - WENAS KOBOGAU

WENAS KOBOGAU

Percikan Bunga Api Untuk West Papua

test banner

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 09 September 2016

Ini Kronologi Modus Tabrak Lari Dengan Mobil di Paniai

Modus tabrak lari dengan mobil di Paniai,  Papua, siang tadi, (09/09). Anak kecil ditabrak mati. Ibunya menangisi anaknya yang terlentang yang bercelana loreng Tentara Nasional Indonesia menonton
Paniai, (KM)--Modus tabrak lari dengan mobil di Paniai,  Papua, siang tadi, (09/09). Anak kecil ditabrak mati. Ibunya menangisi anaknya yang terlentang di jalan Raya Enarotali- Madi    tepatnya  di Uwibutu.

Ini kronologi yang dihimpun media ini:

Pukul 14:10 WP, Yonas Magai (4)  anak k empat dari  Januarius Magai dan  Opince Gobai sedang main-main dekat  jalan Raya Enarotali- Madi,  Mobil Avanza denga nomor plat DS 1908 dari arah Enarotali menuju Madi dalam kecepatan tinggi , menbrak anak tersebut.  Tempat kejadianya di perembatan Uwibutu.

Setelah kejadian itu, pelaku melarikan diri ke  kantor Tentara 753  Uwibutu, Desa Uwipugi, Distrik Paniai Timur.

Saat kejadian itu, Ayup Yeimo, kelurga korban kepada Kabar Mapegaa mengatakan, keluarga korban  sangat kecewa  atas pelaku yang tidak mau bertanggungjawab.

“Pelakunya disembunyikan dalam  kamar  oleh   TNI  753  di Uwibutu,” katanya kepada  wartawan Kabar Mapegaa, saat di wawancara di TKP,  Jumat, (09/09).

Lanjut, Sehingga  kami  menuntut  kepada wakil Kapres paniai dan TNI segera membawa pelakunya dan kami  menunggu sampai pelakunya datang.

“ Kami tidak membutuhkan uang milard  dari pelakunya tetapi kami minta nyawanya dari pelakunya itu baru penyelesaian tepat,”  tegasnya

Karena negara Indonesia ada tiga hukum, Lanjut Yeimo,  yakni hukum adat, Pemerintah dan hukum agama,  Kejadian ini  kami harus menyelesaikan  dengan secara adat paniai.

Sementara ini,Wakil kapres  Paniai, Marius Laba mengatakan kami akan mencari pelakunya. Karena itu kewajiban kami dan untuk penyelesaianya.”Kami akan memanggil orang tua korbanya,”   ujar Laba

Lanjut Laba,  janjinya  untuk masalah korban nyawa Yonas Magai ini,  penyelesaiannya sesuai prosedur hukum yang berlaku negara ini.

Sementara itu, Ketua KNPB Pusat,  Viktor Yeimo, dalam status Fbnya mengatakan, setelah pelaku menabrak, ia amankan diri di pos TNI Uwibutu, Madi, Paniai.

“Ketika itu orang tua pihak korban datangi pos TNI, Namun justru mereka mereka dihadapkan dengan TNI. 1 pemuda di pukuli dengan laras panjang (pantat senjata), lututnya mengalami luka bengkak,” tulis dalam status Fb.

Pewarta : Yulianus Nawipa

Editor : Manfred

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here