Polisi Masuk Seperti Orang Pencuri Di Asrama Mahasiswa Papua Bandung - WENAS KOBOGAU

WENAS KOBOGAU

Percikan Bunga Api Untuk West Papua

test banner

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 24 Oktober 2017

Polisi Masuk Seperti Orang Pencuri Di Asrama Mahasiswa Papua Bandung

Anggota  kepolisian yang masuk di asrama mahasiswa papua asal mamberamo tengah, Bandung Jawabar. Selasa,24/10/1017(foto/Agamua)  
Bandung – Anggota kepolisian masuk asrama mahasiswa Papua asal Mamberamo Tengah di Bandung seperti orang pencuri, Selasa, 24/10/2017,
Tepat pukul 10 lebih ada empat (4) polisi dan tiga (3) intel dan satu (1) di antaranya ialah satpam (Penjaga) yang masuk ke dalam kontrakan Mahasiswa Mamberamo Tengah Papua tanpa sepengetahuan mahasiswa Mamberamo Tengah Papua itu sendiri, bahkan aparat dan intel tersebut sampai masuk dalam kamar-kamar yang ada. Setelah masuk dalam kontrakan mahasiswa Mamberamo Tengga ( MAMTENG) Bandung, mereka aparat keamanan bersama intel tersebut memeriksa keadaan dan kondisi asrama serta barang-barang yang ada di kontrakan mahasiswa tersebut.
Beberapa pertanyaan yang di ajukan oleh aparat dan intel brengsek tersebut ialah sebagai berikut:
1. Jumlah anak-anak di sini (Kontrakan) ada berapa orang,
2. Di sini (Kontrakan) biasanya buat kegiatan apa saja,
3. Jumlah perempuan ada berapa di sini (Kontrakan),
4. Aparat keamanan juga meminta data mahasiswa yang kongkrit.
Alasan Aparat Keamanan (Polisi).
Ungkapan alasan daripada keamanan (Polisi) bahwa demi keamanan dan kenyamana kita bersama, lalu berikut alasan dari satpam (Penjaga malam) bahwa kalian terlalu ribut. Namun di sini satpam sendiri keliru, sebab dalam hal ini ribut dalam konteks seperti apa tidak dapat di sampaikan oleh satpam itu sendiri. Pada hakikatnya apa yang di sampaikan oleh satpam tersebut sangatlah tidak benar.
Dalam hal ini tentunya tidak akan di alami oleh mahasiswa Mamberamo Tengah Papua Bandung itu sendiri. Tahap berikutnya pasti akan sampai ke pada masing-masing MES mahasiswa Papua yang berdomisili di Bandung ini.
Kami harapkan agar seluruh mahasiswa Papua yang Berdomisili di kota studi Bandung agar hendaknya dapat mengunci pintu depan (Pagar) di malam hari, dan di siang hari. Karena saat ini sikap dan kelakuan aparat keamanan (Polisi) sudah melebihi batas yang semestinya di lakukan dengan cara-cara yang sopan dan terhormat. Melainkan siakp sopan dan menghormati orang lain sudah tidak di pikirkan lagi oleh pihak keamanan itu sendiri dalam hal ini (Polisi).

Editor : Agamua Baliem






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here